Dari Minim Publikasi Menjadi Gerakan Literasi yang Eksis dan Inspiratif
Sebelum lahirnya program SI GELIS (Aksi Gemar Literasi), karya-karya siswa SMP Negeri 1 Songgon umumnya hanya tersimpan di dalam kelas atau terpajang secara terbatas di majalah dinding sekolah. Hasil tulisan, puisi, dan karya kreatif mereka belum banyak dikenal oleh warga sekolah lain, apalagi oleh masyarakat luas. Kondisi ini membuat semangat berkarya para siswa belum tumbuh secara maksimal, karena ruang untuk menampilkan hasil kreativitas mereka masih terbatas.
Melalui hadirnya SI GELIS, perubahan besar pun terjadi. Program ini membuka ruang publikasi yang lebih luas bagi karya siswa. Sekolah mulai mengelola hasil karya dalam bentuk Buletin EKSIS (Ekspresi Siswa Inspiratif), serta memanfaatkan media sosial sekolah untuk menampilkan tulisan, puisi, dan karya literasi digital para peserta didik. Selain itu, sekolah juga mengadakan pameran literasi secara rutin, sehingga karya siswa dapat dinikmati, diapresiasi, dan menjadi inspirasi bagi banyak orang.
Kini, melalui gerakan literasi yang eksis dan inspiratif ini, siswa tidak hanya belajar menulis dan membaca, tetapi juga belajar berani menunjukkan karya, menghargai proses, dan menginspirasi sesama. Dari yang semula minim publikasi, SMP Negeri 1 Songgon berhasil menumbuhkan budaya literasi yang hidup, kreatif, dan penuh semangat kolaborasi.

No comments:
Post a Comment