Permasalahan utama yang dihadapi SMP Negeri 1 Songgon adalah belum optimalnya kontrol dan pengelolaan sampah yang dihasilkan setiap hari dari aktivitas warga sekolah. Volume sampah yang cukup besar, baik organik maupun anorganik, sering kali tidak terpilah dengan baik dan berpotensi menimbulkan pencemaran lingkungan, bau tidak sedap, serta menurunkan estetika sekolah.
Padahal, SMP Negeri 1 Songgon berada di kecamatan yang sama dengan TPS (Tempat Pengolahan Sampah) Balak, yang merupakan salah satu pusat edukasi dan pengolahan sampah di wilayah tersebut. Kedekatan geografis ini seharusnya menjadi peluang besar bagi sekolah untuk mengembangkan inovasi pengelolaan sampah berbasis pendidikan karakter dan partisipasi siswa.
Berdasarkan kondisi tersebut, sekolah berinisiatif meluncurkan program inovasi “HARTA BERLIMPAH” (Hari-hari Kita Bersama Peduli Sampah). Program ini bertujuan untuk menumbuhkan kesadaran dan tanggung jawab seluruh warga sekolah terhadap pentingnya menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Melalui kegiatan terstruktur dan berkelanjutan, siswa dilatih untuk memilah, mengolah, dan memanfaatkan sampah menjadi sesuatu yang bernilai (baik secara ekonomi maupun edukatif).
Inovasi “HARTA BERLIMPAH” tidak hanya berfokus pada kebersihan fisik sekolah, tetapi juga pada pembentukan karakter peduli lingkungan, gotong royong, dan disiplin di kalangan peserta didik. Program ini diharapkan menjadi langkah nyata SMP Negeri 1 Songgon dalam mewujudkan sekolah yang bersih, hijau, dan berkarakter, serta mendukung visi besar pendidikan yang berorientasi pada pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals).
Apa saja program kegiatan HARTA BERLIMPAH?
Ada 3 Program dalam Inovasi tersebut, diantaranya :


No comments:
Post a Comment